Minggu, 02 Oktober 2016

Komparasi Pada Masa Yunani Kuno, Pertenghan, Reinaissans

Komparasi pada masa Yunani kuno, Pertengahan, dan Reinaissan

  •  Yunani Kuno


Orang-orang yunani pada masa ini segala sesuatu itu masih dikaitkan dengan mitos atau dongeng-dongeng. Yang artinya segala akal pikir (logos) tidak berarti, maka yang berlaku hanya suatu kebenaran yang bersumber dari mitos atau dongeng-dongeng tersebut.

Kemudian mulai muncul sejumlah ahli yang menentang segala sesuatu berasal dari mitos atau dongeng. Mereka menginkan pertanyaan tentang bagaimana alam semesta ini diciptakan. Pada masa ini para ahli mencari keterang-keterangan bagaimana alam semesta diciptakan beserta isinya, tetapi keterangan tersebut masih bedasarkan kepercayaan. Para ahli masih tidak puas akan keterangan tersebut maka mereka mencari dengan akal budi mereka. Mereka menanyakan dan mencari jawaban apa itu alam semesta, apakah intisarinya?

Pada masa yunani kuno bisa disebut filasafat alam. Karena pada periode ini muncul para ahli pikir alam. Dimana pemikiran mereka masih berasal dari pengalaman atau pengamatan yang ada di sekitar mereka. Mereka membuat pertanyaan-pertanyaan berasal dari gejala alam yang bersifat filsafati (bedasarkan akal pikiran) bukan dari mitos atau dongeng-dongeng.

Tokoh-tokohnya:

1. Thales (625-545 SM)
2. Anaximandros (640-546 SM)
3. Anaximenes (abad 6 SM)

  •  Pertengahan atau Masa Tokoh-tokoh Gereja


Masa ini dimulai disaat runtuhnya kerajaan romawi barat dan lahirnya kerajaan romawi timur yang berpusat di konstantinopel (sekarang instambul) dan berakahir dengan ditemukanya benua amerika oleh colombus.

Pada masa ini lahirnya filsafat eropa. Sebagaiman pada masa yunani kuno dipengaruhi oleh kepercayaan. Maka pada masa pertengahan banyak dipengaruhi kepercayaan kristen. Dimana segala permasalahan atau persoalan dipecahkan dengan didasari oleh agama.

Memang pada saat abad pertengahan didominasi oleh agama kristen yang dimana diisi oleh golongan rohanian atau biarawan katolik. Minat dan pikiran mereka tercurah pada ajaran agama kristen. Akan tetapi sebenarnya bukan semata-mata hanya berisi dogma atau anjuran agama kristen. Sebagaimana nanti tema yang diangkat pada masa ini adalah hubungan iman yang bedasarkan wahyu yang diturunkan Allah sebagaimana yang dijelaskan di dalam kitab suci bedasarkan kemampuan ratio manusia. Sehingga tidak semua akur dalam memberikan jawaban.

Pada masa ini juga memiliki problem dalam kefilsafatan karena pada saat itu hanya wahyu dari Tuhanlah yang paling benar. Hal ini berbeda dengan pandangan pada masa yunani kuno yang dimana kebenaran dapat dicapai oleh kemampuan akal.

Tokoh-Tokonya :

1. St. Augustine (354-430)
2. St. Thomas Aquinas (1225-1274)

  •   Reinaissan


Pada masa ini bisa dikatakan sebagi masa kebangkitan dari bangsa eropa. Pada masa ini juga orang eropa mulai berpandangan bahwa bukan hanya untuk memikirkan nasib di akhirat tetapi memulai memikirkan bagaimana nasib di dunia. Pada masa ini juga bangkitnya seni,sastra, sejarah dan hukum.

Renaissance mengajarkan kepada manusia untuk memanfaatkan kemampuan dan pengetahuannya bagi pelayanan kepada sesama. Manusia hendaknya menjalani kehidupan secara aktif memikirkan kepentingan umum bukan hidup bersenang-senang dalam belenggu moral dan ilmu pengetahuan di menara gading. Manusia harus berperan aktif dalam kehidupan, bukan sifat pasif seraya pasrah pada takdir. Namun, manusia menjadi pusat segala hal dalam kehidupan atau Antoposentrisme.

Tokoh-tokohnnya:

1. Franci Bacon (1561-1626)
2. Rene Descartes (1596-1650)


0 komentar:

Posting Komentar