Rabu, 20 September 2017

Pentingnya Psychological capital Di Sebuah Perusahaan


Setiap perusahaan pasti memiliki suatu permasalahan yang berbeda-beda seperti masalah keuangan, menajement, dan pengelolaan SDM (Sumber Daya Manusia). Permasalahan yang sering terjadi di suatu perusahaan yaitu masalah pada pengelolaan sumber daya manusianya salah satunya adalah bagaimana caranya agar karyawan dapat bekerja secara efisien, dan membuat karyawan tersebut menjadi lebih positif maka  peran dari psikologi capital adalah  membantu karyawan agar dapat bekerja secara efisien serta dapat meningkatkan nilai positif dari karyawan tersebut.
Psikologi kaipital memiliki 4 aspek yang ada pada diri manusia, yaitu:
  1.  Hope: focus tehadap suatu tujuan, dan memfokuskan kembali jalan untuk dapat mencapi tujuan tersebut
  2.  Optimism: memiliki orientasi positif untuk berprestasi
  3. Self-efficacy: memiliki kepercayaan diri untuk mendapatkan dan menyelesaikan secara baik tugas yang menantang
  4. Resilience: mampu untuk tahan dan dapat mengatasi permasalahan atau kesulitan pada saat menjalankan tugas
Masalah lain yang dihadapi suatu perusahaan adalah tidak menguasai cara untuk  menganalisa tingkah laku setiap karyawan sehingga depskripsi kerja tidak mencapai pada tujuan organisasi sehingga pentingnya Organizational Citizenship Behavior (OCB). Definisi dari Organizational Citizenship Behavior (OCB) adalah ilmu yang mempelajari dampak yang dimiliki individu, kelompok, dan struktur perilaku dalam suatu organisasi. Organizational Citizenship Behavior (OCB) memiliki lima dimensi yaitu altruism, civic virtue, sportsmanship, generalize compliance, dan cortesy (Organ, 1988; Podsakoff, MacKenzie, Paine, & Bachrach, 2000). Sehingga perusahaan yang menguasai OCB mereka dapat dampak yang ditimbulkan dari kepribadian setiap karyawan terhadap struktur organisasi.
Seiring dengan ketatnya persaingan membuat karyawan menghilangkan rasa kehangatan sesama karyawan sehingga Emotional intelligence (EI) berperan sangat penting disuatu perusahaan agar karyawan dapat mengontrol agar tidak mengangau struktur organisasi yang sedang berjalan. Menurut Goleman (1995) EI adalah cara untuk mengetahui perasaan apa yang anda rasakan serta mengontrol perilaku tersebut tanpa membuat anda tenggelam, serta memotivasi anda untuk dapat menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan kreatif serta merasakan apa yang orang lain rasakan. karyawan yang memiliki EI yang tinggi mendapatkan peran yang lebih sehingga dapat memuaskan para konsumen (Abraham, 2003).
Kenapa psikologi capital menjadi suatu hal yang penting bagi perusahaan ? karena psikologi capital, OCB, dan EI memiliki hubungan yang sangat dekat. sehingga Dapat dikatakan bahwa psikologi capital sangat terkait erat  dengan EI dan dapat mempengaruhi OCB. Karyawan yang memiliki psikologi capital yang tinggi cenderung memiliki OCB. Penelitian George and Brief (1992) menemukan bahwa karyawan yang memiliki psikologi positif akan langsung untuk membantu rekan kerja dan menyelesaikannya bersama-sama. EI sendiri memiliki hubungan yang signifikan dengan psikologi capital dan OCB. Penelitian Staw, Sutton, dan Pelled (1994) dan Eljadi (2007) menemukan bahwa karyawan yang cerdas secara emosional serta memiliki stabilitas psikologis bukan hanya memahami perasaan diri sendiri tetapi memahami perasaan orang lain.

Refresensi
Robbins, S.P., Judge, T.A. (2013). Organizational Behavior. (15th ed.). Upper Saddle River, NJ: Pearson

Pradhan, R.K., Jena, L.K., & Bhattacharya, P. (2016). Impact Psychologycal Capitan On Organizational Citizenship Behavior: Moderating Role of Emotional Intellegence. Cogent Bussines & management, 3(1), 1-16



0 komentar:

Posting Komentar